Lamsel Fest 2026 Hadirkan Spektakel Enam Hari, Atraksi Drift, Parade Budaya Mancanegara hingga Night Lava Run

LAMPUNGINVESTIGASI.ID, Lampung Selatan– Pesta UMKM, atraksi drift, parade budaya mancanegara, pemecahan rekor MURI melalui penyalaan 2.470 lentera, Night Lava Run, hingga konser musisi nasional akan menjadi bagian dari Lamsel Fest 2026 yang berlangsung pada 10-15 November mendatang.

Mengusung tema Spirit of Krakatoa, festival terbesar di Kabupaten Lampung Selatan ini menghadirkan enam hari rangkaian kegiatan yang memadukan pemberdayaan UMKM lokal, otomotif, seni budaya, olahraga, dan musik dalam satu perhelatan.

Dipusatkan di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Lamsel Fest 2026 dikemas melalui empat agenda utama, yakni Pesta UMKM, Drift Show, Parade Budaya, dan Night Lava Run, yang dilengkapi berbagai kegiatan pendukung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, selaku Ketua Panitia Pelaksana Lamsel Fest 2026 mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Lamsel Fest 2026, mulai dari Pesta UMKM, Night Lava Run hingga konser musik, dapat dinikmati masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya tiket masuk.

“Lamsel Fest 2026 mengusung tema Spirit of Krakatoa dengan menghadirkan empat agenda utama dan berbagai kegiatan pendukung. Masyarakat dapat menikmati beragam atraksi dan hiburan secara gratis,” ujar Hendry, Rabu (4/11/2026).

Lamsel Fest 2026 menjadi salah satu agenda yang memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Kabupaten Lampung Selatan.

Festival ini sekaligus dihadirkan sebagai kado ulang tahun bagi masyarakat, dengan menyuguhkan beragam hiburan serta memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan menampilkan kekayaan seni budaya daerah.

Tak sekadar menghadirkan kemeriahan, Lamsel Fest 2026 juga menjadi wadah promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus membuka peluang bagi potensi lokal untuk semakin dikenal dan berkembang.

Hari Pertama hingga Keenam: Pesta UMKM dan Seni Budaya Lokal

Rangkaian Lamsel Fest 2026 akan diawali dengan Pesta UMKM yang berlangsung selama enam hari, mulai 10 hingga 15 November 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

Khusus bagi UMKM lokal Lampung Selatan, Pemkab Lampung Selatan menyediakan stan secara gratis tanpa biaya sewa. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memasarkan produk, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus menjangkau lebih banyak calon pembeli selama festival berlangsung.

Tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku usaha, festival ini juga menjadi wadah bagi Dewan Kesenian Lampung Selatan, musisi lokal, serta kelompok seni budaya dari berbagai kecamatan untuk berekspresi dan menampilkan kreativitas mereka.

Kehadiran para pegiat seni tersebut diharapkan turut memperkaya rangkaian acara sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah kepada pengunjung.

Hendry mengatakan keterlibatan pelaku UMKM dan pegiat seni lokal menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2026. Melalui festival ini, pemerintah daerah ingin memperluas kesempatan bagi produk lokal dan kreativitas masyarakat untuk dikenal publik.

“Lamsel Fest 2026 bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga kesempatan bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk menunjukkan potensi serta karya mereka. Kami ingin produk dan kekayaan seni budaya Lampung Selatan semakin dikenal, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Hendry.

Hari Keempat: Atraksi Drift, Peluncuran Program, dan Konser Musik

Memasuki Jumat (13/11/2026), kemeriahan festival berlanjut dengan Drift Show di Lapangan Korpri yang dijadwalkan mulai pukul 19.20 WIB. Pertunjukan ini akan menghadirkan sejumlah atraksi otomotif, termasuk penampilan Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP) Pariwisata, Zita Anjani.

Zita dijadwalkan mengendarai mobil dalam pertunjukan solo drift dengan menampilkan manuver donat dan angka delapan. Atraksi tersebut juga akan melibatkan drifter nasional Akbar Rais bersama Vamella.

Tidak hanya menyuguhkan hiburan otomotif, hari keempat festival juga menjadi momentum peluncuran sejumlah program dan identitas daerah, yakni City Branding, Halo Lamsel, dan pemenang Desa HELAU. Peluncuran program tersebut dijadwalkan berlangsung setelah acara dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

“Kami akan meluncurkan program City Branding, Halo Lamsel, dan pengumuman pemenang Desa HELAU. Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan berbagai inisiatif yang memperkuat pelayanan sekaligus memperkenalkan identitas Lampung Selatan,” kata Hendry.

Setelah rangkaian atraksi dan peluncuran program, pengunjung akan disuguhi penampilan Maskaryoo, Souljah, dan The Changcuters di panggung utama Festival Musik. Perpaduan otomotif, inovasi pelayanan, dan hiburan musik tersebut menjadi salah satu suguhan utama Lamsel Fest 2026.

Hari Kelima: Parade Budaya Mancanegara dan Rekor MURI 2.470 Lentera

Pada Sabtu (14/11/2026), perhatian pengunjung akan tertuju pada Parade Budaya yang menghadirkan perpaduan tradisi lokal dan pertunjukan seni budaya internasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan riding scooter yang melibatkan sekitar 50 anggota komunitas Vespa. Mereka akan menempuh rute dari Lamban Rakyat menuju Kantor Bupati Lampung Selatan. Kegiatan ini dijadwalkan mulai pukul 16.30 WIB.

Selanjutnya, kemeriahan berlanjut dengan pertunjukan seni budaya internasional melalui kegiatan International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF). Agenda ini melibatkan delegasi dari Korea Selatan, Rusia, Polandia, Bulgaria, dan Indonesia yang akan menampilkan kekayaan seni dan budaya masing-masing.

Memasuki acara utama sekitar pukul 19.40 WIB, parade akan menampilkan kekayaan budaya Lampung Selatan melalui partisipasi tujuh marga, parade umbul-umbul, delegasi empat negara, pertunjukan teatrikal, serta Tari Tuping.

Rangkaian tersebut juga akan diwarnai upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyalaan 2.470 lentera yang melibatkan sekitar 2.500 peserta.

Hendry mengatakan, Parade Budaya menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan tradisi dan identitas daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Perpaduan budaya lokal dan internasional diharapkan menghadirkan pertunjukan yang berkesan sekaligus memperkuat daya tarik festival.

“Parade Budaya menjadi salah satu daya tarik utama Lamsel Fest 2026. Kekayaan tradisi daerah akan ditampilkan bersama pertunjukan budaya internasional, dengan melibatkan sekitar 2.500 peserta serta agenda pemecahan rekor MURI melalui penyalaan 2.470 lentera. Kami ingin menghadirkan pengalaman budaya yang berkesan,” kata Hendry.

Parade Budaya ini juga dijadwalkan dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Lampung, serta tokoh nasional lainnya.

Setelah rangkaian pertunjukan budaya, kemeriahan hari kelima akan berlanjut melalui Festival Musik yang menghadirkan Grupie, Dewa 19 Experience, dan Al Ghazali.

Hari Keenam: Night Lava Run dan Malam Puncak

Memasuki hari terakhir, Minggu (15/11/2026), Lamsel Fest 2026 akan menghadirkan kegiatan olahraga Night Lava Run dengan titik start dan finish di depan Kantor Bupati Lampung Selatan. Kegiatan ini dijadwalkan dimulai pukul 18.10 WIB.

Setelah seluruh peserta menyelesaikan rute lari, rangkaian acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan pembagian doorprize.

Berikutnya, panggung Lamsel Fest 2026 akan menghadirkan Fashion Show dengan peraga perempuan dari kalangan masyarakat, bukan model profesional.

Mereka merupakan sosok yang sehari-hari berjuang mencari nafkah bagi keluarga. Kehadiran mereka diharapkan menginspirasi perempuan lain untuk tampil percaya diri dan berani menunjukkan potensi diri.

Malam puncak festival juga akan dimeriahkan oleh penampilan Hanaya, D’Masiv, Ndarboy, dan Nathalia Holscher. Seluruh rangkaian acara kemudian mencapai puncaknya melalui sambutan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama sekaligus prosesi grand closing.

Suasana penutupan akan semakin semarak dengan suguhan special effect dan pertunjukan kembang api yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian Lamsel Fest 2026.

Di tengah beragam atraksi dan hiburan tersebut, Pesta UMKM juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2026. Kehadirannya bukan sekadar melengkapi kemeriahan festival, tetapi juga membuka ruang interaksi antara pelaku usaha lokal dan pengunjung. Melalui kegiatan ini, produk-produk unggulan daerah diharapkan semakin dikenal, sekaligus membuka peluang transaksi dan memperluas pasar bagi pelaku UMKM.

Perpaduan atraksi otomotif, seni budaya, olahraga, musik, dan pemberdayaan ekonomi lokal menjadikan Lamsel Fest 2026 lebih dari sekadar perayaan hiburan. Dihadirkan sebagai kado bagi masyarakat, festival ini juga menjadi ruang promosi pariwisata dan penguatan ekonomi kreatif yang bertumpu pada potensi lokal Lampung Selatan.

Hendry Kurniawan menegaskan bahwa Lamsel Fest tidak hanya dirancang sebagai perhelatan sesaat. Festival tersebut akan terus dikembangkan menjadi agenda berkelanjutan untuk memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

“Lamsel Fest 2026 tidak hanya menjadi perhelatan sesaat, tetapi akan terus dikembangkan sebagai agenda berkelanjutan untuk meningkatkan pariwisata Lampung Selatan. Kami ingin festival ini tumbuh semakin besar dan mampu sejajar dengan festival-festival unggulan lainnya di Indonesia,” kata Hendry.

Ia juga mengimbau masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat maupun hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Menurutnya, dukungan dan kerja sama semua pihak menjadi penting agar Lamsel Fest 2026 berjalan lancar, tertib, dan aman hingga acara penutupan.

“Kami mengajak masyarakat dan seluruh pihak untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan selama Lamsel Fest 2026 berlangsung, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan dapat dinikmati bersama,” pesan Hendry. (Rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *