Berita  

Wow WBP Lapas Kalianda Mampu Produksi Bermacam Produk Sulam Tapis, Kalapas Sebut Rintisan Menuju Skala Industri

KALIANDA – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kalianda melalui Kasubsi Bimbingan Kerja saat ini mampu memproduksi berbagai macam produk sulam Tapis Lampung.
Produk sulam Tapis Lampung itu diantaranya, Peci, Dompet, Sarung, Kaos, Kemeja dan produk sandang lainnya.

Kalapas Kalianda, DR Tetra Destorie Imantoro menjelaskan, kegiatan yang dilakukan oleh WBP tersebut merupakan rintisan dalam rangka membangun industri Tapis Lampung yang memiliki nilai ekonomis dan berdaya saing tinggi di pasar kerajinan.

“Sebelum produksi, kami sebelumnya di-backup
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung Selatan, dimana sebanyak 80 WBP kita selama 6 hari diberikan pelatihan dan pembimbingan dalam membangun Industri Tapis Lampung tersebut, beberapa waktu lalu,” jelas Tetra, Sabtu 6 Mei 2023.

Ternyata, terus Tetra, produk sulam Tapis Lampung produksi WBP ini, selain dipasarkan secara umum juga cukup diminati oleh kalangan WBP itu sendiri. Banyak produk Tapis tersebut dibeli oleh sesama napi.

Lebih lanjut Tetra mengungkapkan, sejatinya seorang terpidana ditempatkan pada Lapas tidak hanya menjalani hukuman pidana saja, melainkan juga diarahkan untuk mendapatkan program pembinaan.

“Program pembinaan bertujuan untuk meningkatkan kualitas narapidana sehingga mereka tidak mengulangi perbuatan hukum dan mendidik mereka agar memiliki keterampilan sosial dan berwirausaha saat nanti kembali ke masyarakat,” imbuh mantan Kalapas Kelas II Kotabumi ini.

Tetra menjelaskan, program pembinaan dikelompokan menjadi dua jenis, yaitu pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Pembinaan kepribadian meliputi pembinaan kesadaran beragama, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesadaran hukum, kemampuan intelektual, konseling psikologi dan rehabilitasi.

“Sedangkan pembinaan kemandirian meliputi pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan produksi barang dan jasa berskala industri,” tukas Tetra seraya mengatakan harapannya adalah WBP mampu membuat program pembinaan kemandirian berupa latihan kerja dan kegiatan produksi yang membuat WBP menjadi terampil dan mampu bersaing di dunia kerja dan usaha.

( red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *